Selasa
13 Januari 2026
smanbernas
02 Nov 2025, 00:54 am

Pembuatan Akses Penerangan Ruangan Menggunakan KTP Berbasis ESP32

Oleh: Nanda Febriandika


Pendahuluan

Inovasi teknologi di bidang otomasi dan identifikasi terus berkembang pesat, salah satunya melalui penerapan Internet of Things (IoT) dan sistem identifikasi berbasis RFID. Di sekolah, pembelajaran berbasis proyek seperti ini dapat membantu siswa memahami hubungan antara perangkat keras, pemrograman, dan sistem kontrol otomatis.

Salah satu proyek menarik yang dapat dikembangkan adalah akses penerangan ruangan menggunakan KTP berbasis ESP32. Melalui proyek ini, lampu ruangan dapat dikendalikan secara otomatis hanya oleh pengguna yang memiliki kartu identitas tertentu. Proyek ini tidak hanya melatih keterampilan teknis siswa, tetapi juga menanamkan konsep keamanan dan efisiensi energi di lingkungan sekolah.


Latar Belakang

Banyak ruang di sekolah seperti laboratorium, ruang guru, dan aula sering kali masih menggunakan sistem penerangan manual. Lampu dibiarkan menyala walaupun tidak digunakan, sehingga boros energi.
Dengan sistem akses lampu berbasis KTP, setiap pengguna yang berhak dapat menghidupkan atau mematikan lampu hanya dengan menempelkan KTP pada sensor pembaca. Data pada KTP dibaca menggunakan teknologi RFID (Radio Frequency Identification) dan diolah oleh mikrokontroler ESP32.

Proyek ini menjadi contoh nyata penerapan teknologi IoT dan RFID yang sederhana namun relevan untuk kebutuhan sekolah.


Tujuan Proyek

  1. Menerapkan konsep Internet of Things dalam sistem penerangan ruangan.

  2. Melatih siswa merancang sistem kendali otomatis berbasis mikrokontroler ESP32.

  3. Mengajarkan penerapan teknologi RFID sebagai sistem autentikasi identitas.

  4. Menghemat energi listrik dengan sistem kontrol yang lebih efisien.


Alat dan Bahan yang Digunakan

  • Modul ESP32 sebagai pengendali utama

  • RFID Reader RC522 untuk membaca data KTP

  • Lampu LED atau relay untuk simulasi penerangan ruangan

  • KTP atau kartu RFID tag sebagai kunci akses

  • Breadboard, kabel jumper, dan power supply

  • Arduino IDE untuk pemrograman sistem


Cara Kerja Sistem

  1. Pengguna menempelkan KTP pada sensor RC522.

  2. Sensor membaca UID (Unique Identification Number) dari KTP.

  3. ESP32 membandingkan UID dengan daftar yang telah disimpan di program.

  4. Jika UID cocok, ESP32 akan mengaktifkan relay untuk menyalakan lampu ruangan.

  5. Jika UID tidak terdaftar, lampu tidak akan menyala dan sistem menolak akses.

  6. Setelah beberapa waktu atau saat kartu ditempel kembali, lampu otomatis mati.

Dengan konsep ini, hanya pengguna yang memiliki izin (kartu terdaftar) yang dapat mengontrol penerangan ruangan.


Hasil dan Pembahasan

Sistem yang dibuat menunjukkan bahwa ESP32 dapat berfungsi dengan baik sebagai pusat kendali. Pembacaan kartu KTP melalui RFID berjalan cepat dan akurat. Siswa dapat memodifikasi sistem agar lebih canggih, misalnya dengan menambahkan web server untuk mencatat waktu penggunaan lampu atau buzzer peringatan saat kartu tidak dikenali.

Selain itu, penggunaan relay memungkinkan sistem ini diterapkan langsung pada rangkaian lampu 220V dengan pengaman tambahan. Proyek ini juga dapat dikembangkan menjadi sistem akses pintu otomatis atau kontrol fasilitas sekolah berbasis identitas digital.


Manfaat Pembelajaran bagi Siswa

  1. Memahami prinsip kerja teknologi RFID dan mikrokontroler.

  2. Melatih keterampilan dalam merancang sistem otomatisasi berbasis ESP32.

  3. Mengembangkan kemampuan logika dan pemrograman terapan.

  4. Menumbuhkan kesadaran tentang efisiensi energi dan keamanan fasilitas sekolah.


Penutup

Proyek akses penerangan ruangan menggunakan KTP berbasis ESP32 adalah contoh inovasi sederhana yang memiliki nilai edukatif dan praktis. Melalui kegiatan ini, siswa belajar bahwa teknologi dapat digunakan untuk menciptakan solusi nyata bagi permasalahan di sekitar mereka.

Diharapkan ke depan, pembelajaran berbasis proyek seperti ini dapat terus dikembangkan agar siswa semakin kreatif dan siap menghadapi tantangan era digital.

“Inovasi dimulai dari masalah kecil yang diselesaikan dengan ide besar.”
— Nanda Febriandika

SEKOLAH

SMAN Bernas Binsus

Jalan H. Abdul Jalil Pangkalan Kerinci, Pelalawan, Riau

Tati Andriani, S.Pd. MM

Kepala Sekolah
Editorial 02 November 2025

Sambutan Kepala Sekolah