
Oleh : Nanda Febriandika
Pernahkah kamu melihat petir lebih dulu, lalu mendengar suara guntur beberapa detik kemudian?
Fenomena ini terjadi karena cahaya bergerak lebih cepat daripada suara. Kecepatan suara merupakan hal menarik dalam fisika yang menjelaskan bagaimana gelombang bunyi merambat melalui berbagai medium seperti udara, air, atau logam.
Kecepatan suara adalah jarak yang ditempuh oleh gelombang bunyi dalam satu satuan waktu.
Secara umum, di udara pada suhu kamar (sekitar 20°C), kecepatan suara adalah sekitar 343 meter per detik (m/s).
Artinya, suara menempuh jarak lebih dari 1 kilometer hanya dalam waktu 3 detik!
Suhu Udara
Semakin tinggi suhu udara, molekul-molekul bergerak lebih cepat sehingga bunyi merambat lebih cepat.
Jenis Medium
Bunyi membutuhkan medium untuk merambat — tidak bisa bergerak di ruang hampa.
Di udara: ± 343 m/s
Di air: ± 1.480 m/s
Di besi: ± 5.120 m/s
Ini menunjukkan bahwa bunyi lebih cepat merambat di benda padat dibandingkan gas.
Kelembapan Udara
Udara lembap memiliki molekul air lebih banyak, yang membantu gelombang bunyi bergerak lebih cepat dibandingkan udara kering.
Sonar (Sound Navigation and Ranging)
Digunakan di kapal selam untuk mengukur kedalaman laut atau mendeteksi benda di bawah permukaan air.
Ultrasonik Medis
Teknologi ultrasonografi (USG) memanfaatkan gelombang suara berfrekuensi tinggi untuk melihat organ dalam tubuh.
Pengukuran Jarak dengan Sensor Ultrasonik (HC-SR04)
Dalam dunia IoT dan robotika, seperti proyek ESP32, sensor ultrasonik menghitung jarak dengan mengukur waktu tempuh suara pantulan.
Kecepatan suara bukan hanya konsep fisika di buku teks, tetapi juga fondasi bagi banyak teknologi modern — mulai dari sistem navigasi, alat kesehatan, hingga perangkat IoT yang digunakan siswa di sekolah. Dengan memahami konsep ini, siswa dapat melihat bagaimana sains berperan dalam inovasi teknologi masa depan.
![]() |
Tati Andriani, S.Pd. MMKepala Sekolah
|