
Dalam dunia fisika, terdapat fenomena menarik yang disebut resonansi, di mana dua benda yang memiliki frekuensi sama dapat saling berinteraksi tanpa harus bersentuhan langsung. Fenomena ini sering dijumpai dalam berbagai bidang — dari alat musik, jembatan, hingga teknologi komunikasi modern.
Resonansi adalah peristiwa ikut bergetarnya suatu benda karena adanya getaran dari benda lain yang memiliki frekuensi alami sama atau hampir sama. Ketika dua sistem memiliki frekuensi alami yang sama, energi dari satu sistem dapat berpindah ke sistem lainnya dengan sangat efisien.
Gelas dan Suara
Ketika seseorang bernyanyi atau bersiul di dekat gelas dengan nada tertentu, gelas tersebut bisa bergetar. Jika frekuensi suara sama dengan frekuensi alami gelas, getarannya semakin kuat hingga bisa pecah.
Ayunan Anak
Saat kita mendorong ayunan pada waktu yang tepat (frekuensi dorongan sama dengan frekuensi ayunan), ayunan akan bergerak semakin tinggi. Ini juga contoh sederhana dari resonansi mekanik.
Jembatan dan Angin
Dalam sejarah, jembatan Tacoma Narrows runtuh pada tahun 1940 karena angin menghasilkan getaran dengan frekuensi yang sama dengan frekuensi alami jembatan. Resonansi menyebabkan amplitudo getarannya meningkat drastis hingga struktur tidak mampu menahannya.
Fenomena ini juga menjadi dasar bagi berbagai teknologi:
Radio & Televisi: Gelombang elektromagnetik dari stasiun tertentu diterima oleh sirkuit radio yang disetel pada frekuensi sama.
Sistem IoT (Internet of Things): Sensor dan modul komunikasi bekerja pada frekuensi tertentu agar perangkat dapat saling “berbicara” dengan efisien.
Kartu RFID & KTP Elektronik: Menggunakan prinsip resonansi gelombang radio antara chip dan pembaca (reader).
Resonansi membuktikan bahwa frekuensi memiliki kekuatan untuk menghubungkan benda-benda di alam ini. Dengan memahami konsep ini, siswa dapat mengaitkan teori fisika dengan teknologi modern yang mereka gunakan setiap hari. Pembelajaran sains menjadi lebih menarik ketika dikaitkan dengan fenomena nyata yang mereka rasakan dalam kehidupan sehari-hari.
![]() |
Tati Andriani, S.Pd. MMKepala Sekolah
|